Mengenali Penyebab dan Gejala Penyakit Diabetes Melitus Sesuai Tipenya

Mengenali Penyebab dan Gejala Penyakit Diabetes Melitus Sesuai Tipenya

http://www.updateceria.com/2015/12/mengenali-penyebab-dan-gejala-penyakit.html
"Diabetes yang sering juga disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah adalah salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh".

Penyakit Diabetes ini sementara ini belum bisa disembuhkan. Namun kadar gula darah masih bisa di kontrol untuk mencegah hal yang lebih parah lagi. Diabetes terjadi karena kurangnya insulin, insulin merupakan zat yang dihasilkan oleh pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi energi. Namun makanan yang di konsumsi tidak akan menolong, sebab gula di dalam darah tetap tidak dapat diproses menjadi tenaga secara normal, bahkan kadarnya akan terus meningkat. Peristiwa tersebut disebut dengan Hiperglikemia, yaitu penumpukan glukosa yang terjadi di dalam darah.

Baca juga : Bongkar Rahasia Kebiasaan Orang Jepang Untuk Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Mengenali sejak dini tentang penyakit diabetes merupakan suatu langkah awal dan kesempatan bagi anda untuk mengendalikan gula darah bahkan juga bisa untuk mencegah timbulnya diabetes pada tubuh anda. Untuk mendeteksi pengidap diabetes yang utama yaitu dengan melakukan pemeriksaan gula darah secara teratur. Kadar gula dengan pemeriksaan setelah berpuasa di atas 126 dan gula darah dengan pemeriksaan sewaktu-waktu di atas 200 disebut diabetes.
 
Beberapa gejala klasik yang sudah umum di alami oleh penderita diabetes meliputi : sering buang air kecil, sering merasa haus dan lapar, serta badan lemas dan sering ngantuk. Gejala Penyakit Diabetes Mellitus Mengenali gejala diabetes tipe satu pada anak tak selalu mudah karena gejala-gejalanya sering disalah artikan sebagai penyakit flu. Selain itu gejala yang timbul terkadang baru muncul setelah penyakit berjalan cukup panjang.

 

Gejala Awal Diabetes Tipe 1

Anak dengan diabetes tipe 1 biasanya memiliki gejala awal sebagai berikut:

1. Sering Buang Air Kecil 
Hal ini terjadi karena ginjal ingin membersihkan kelebihan glukosa dalam sirkulasi darah. Akibatnya adalah Anak jadi lebih sering buang air kecil dan dalam jumlah yang besar. Mengompol juga bisa menjadi gejala adanya diabetes, terutama jika sebelumnya anak tidak memiliki kebiasaan mengompol sebelumnya. 

2. Sering Haus dan Banyak Minum 
Karena banyak cairan yang dikeluarkan untuk membersihkan kelebihan glukoasa tadi, anak menjadi gampang haus. dan jika tidak cukup cairana maka kondisi tubuh akan semakin lemah

3. Berat Badan Menurun
Tubuh tidak lagi bisa memproses glukosa untuk energi dan mulai memecah otot dan cadangan lemak untuk menghasilkan energi bagi sel-sel yang lapar. Karenanya meski nafsu makan anak normal tetapi berat badannya sulit naik.

4. Mudah lelah
Anak tampak kelelahan karena tubuhnya tidak mampu memproses glukosa menjadi energi.  sehingga energi yang di miliki anak akan cepat habis dan tidak sesuai dengan apa yang ia konsumsi.

 

Gejala-Gejala Diabetes Tahap Lanjut 

Diabetes tipe 1 umumnya terjadi pada anak-anak dan remaja meskipun pada dasarnya dapat terjadi pada usia berapapun. Diabetes tipe 2 yang merupakan tipe yang paling umum dapat terjadi pada usia berapapun dan sering dapat dicegah.

1. Berat badan turun dengan cepat
Jangan senang dulu jika berat badan Anda turun dengan cepat. Jika anda adalah penderita diabetes. Mungkin Ini bukan diakibatkan karena diet yang sukses, namun lebih disebabkan karena pankreas mulai rusak. Pankreas memiliki tugas memproduksi insulin yang digunakan mengolah glukosa menjadi sumber energi. Karena pankreas pada penderita diabetes gagal mengolah gula menjadi energi, maka terjadilah resistensi insulin. Tubuh kemudian akan mencari sumber energi alternatif dengan membakar cadangan lemak dalam tubuh. Jika cadangan lemak habis, maka sasaran selanjutnya adalah otot. Akibatnya bobot tubuh akan terus menyusut. Sehingga berat badan akan menurun secara drastis

2. Sering Kesemutan 
gejala ini terjadi karena pembuluh darah yang rusak, sehingga darah yang mengalir di ujung–ujung saraf pun berkurang.

3. Luka yang sulit sembuh 
Ini adalah efek lain dari kerusakan pembuluh darah dan saraf selain kesemutan. Kerusakan ini mengakibatkan penderita diabetes tidak merasakan sakit jika mengalami luka. Mereka bahkan kadang tidak sadar telah terluka. Gabungan kadar gula darah yang tinggi dan tidak adanya rasa nyeri, maka luka yang awalnya kecil dapat membesar menjadi borok dan bahkan membusuk. Jika sudah sampai tahap ini, amputasi merupakan satu-satunya jalan keluar atau solusi untuk menyembuhkannya.

 

Gejala Diabetes Pada Wanita 

Ada beberapa gejala diabetes khusus yang di alami para wanita namun seringkali mereka tidak menyadari hal itu. Lalu gejala seperti apa saja yang biasanya hadir?

Di bawah ini ada beberapa gejala yang dapat Anda harus waspadai dan segera konsultasi ke dokter,, di antaranya sebagai berikut:

*. Infeksi vagina yang ditandai dengan munculnya keputihan secara berulang, meskipun telah mendapatkan pengobatan.
* Wanita yang mempunyai penyakit diabetes lebih mudah terkena infeksi jamur di daerah organ intim karena daerah tersebut mengalami kelambaban cukup tinggi.
* Mengalami gangguan fungsi hormonal karena aliran darah tidak lancar.
* Cenderung mengalami polycystic ovarian syndrome. Keseimbangan hormon terganggu yang akan menganggu sistem reproduksi.
* Pemicu diabetes juga, biasanya ditemukan pada wanita yang mengalami depresi.
* Memiliki kadar kolesterol yang tinggi dibanding pria



Setelah kita mengenal dan memahami berbagai tipe penyakit diabetes, saatnya untuk kita mengenal dan memahami penyebab diabetes dalam hal ini penyebab diabetes melitus sesuai tipe diabetesnya. Masing-masing tipe diabetes melitus memiliki faktor penyebab dan pemicu yang khas dan tidak bisa dicampuradukkan satu sama lainnya.

Mungkin Anda bingung kenapa dan bagaimana bisa orang tua dan anak-anak bisa terkena penyakit diabetes ini ?. Apa sih penyebab dari penyakit yang cukup mematikan ini?. Untuk mendapatkan jawabannya silahkan Anda ikuti ulasan di bawah ini.

Baca juga  : Makanan Yang Harus Di Konsumsi Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

 

Penyebab Diabetes Melitus Tipe 1

Seperti yang kita jelaskan pada artikel sebelumnya tentang tipe diabetes 1, kita tahu bahwa diabetes tipe 1 ini terjadi karena ketidak mampuan organ pankreas didalam memproduksi hormon insulin. Ketidak mampuan produksi insulin ini umumnya terjadi karena adanya kerusakan pada organ pankreas.

Lalu apa penyebab rusaknya organ pankreas ini?. Ada beberapa penyebab, diantaranaya:

1. Karena Faktor Genetik
Yaitu organ pankreas rusak karena sistem imun tubuh sendiri secara spesifik menyerang dan merusak sel-sel pankreas. Terjadi kesalahan pesan dari sistem imun yang terjadi secara genetik atau faktor turunan. Jadi bila ada keluarga inti Anda terkena diabetes maka, ada kemungkinan untuk Anda berpotensi teridap penyakit diabetes. Namun perlu Anda ketahui bahwa terangsangnya faktor genetik sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Jadi selama Anda bisa mengendalikan faktor lingkungan, insya Allah Anda tidak perlu terlalu khawatir. Banyak-banyaklah Anda berdo'a kepada Allah untuk dijauhkan dari penyakit kronis ini.
  
2. Infeksi Virus Tertentu
Adanya infeksi virus tertentu pada pankreas sangat berpotensi untuk rus
aknya sel-sel pankreas. Akibatnya produksi insulin menjadi sangat terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali.
    

Penyebab Penyakit Diabetes Tipe 2

Berdasarkan penjelasan pada artikel sebelumnya tentang tipe diabetes, kita mengetahui bahwa diabetes melitus tipe 2 terjadi sebagai akibat dari tidak mampunya tubuh untuk memanfaatkan hormon insulin karena telah terjadi resistensi tubuh terhadap hormon tersebut. Organ pankreas pada penderita diabetes tipe 2 ini masih berfungsi normal didalam memproduksi hormon insulin namun hormon yang dihasilkan tidak bisa dimanfaatkan oleh tubuh sehingga gula tidak bisa masuk ke dalam sel dan menumpuk dalam darah.

Diabetes tipe 2 ini umumnya terjadi pada kalangan dewasa tidak seperti tipe 1 yang kebanyakannya terjadi pada anak-anak dan remaja. Lalu apa penyebab diabetes melitus tipe 2 ini ?.

Para pakar kesehatan telah bayak menerangkan bahwa penyeba diabetes tipe 2 ini karena kombinasi faktor genetik dan faktor lingkungan.

 1. Faktor Genetik Atau Keturunan

Banyak penderita diabetes tipe 2 memiliki anggota keluarga yang juga mengidap penyakit diabetes tipe 2 atau masalah kesehatan lain yang berhubungan dengan diabetes, misalnya kolesterol darah yang tinggi, hipertensi, atau obesitas. Untuk faktor genetik memang sangat sulit untuk dihilangkan. Yang bisa kita lakukan adalah dengan kita mengendalikan faktor lingkungan sebagai faktor perangsang untuk bangkitnya faktor genetik.

    Selama faktor lingkungan bisa kita kendalikan, InshaAllah kita akan terbebas dari penyakit yang mematikan ini.
   
2. Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan yang sangat mempengaruhi untuk seseorang berpotensial terserang penyakit diabetes adalah pola makan dan pola hidup yang jelek. Pola makan yang terbiasa dengan makanan yang banyak mengandung lemak dan kalori tinggi sangat berpotensi untuk meningkatkan resiko diabetes.

Adapan pola  hidup jelek adalah pola hidup yang tidak teratur dan penuh tekanan kejiwaan seperti stres yang berkepanjangan, perasaan khawatir dan takut yang berlebihan dan jauh dari nilai-nilai spiritual diyakini sebagai faktor terbesar untuk seseorang gampang terserang penyakit berat baik diabetes maupun penyakit berat lainnya. Di samping itu aktifitas fising yang rendah juga berpotensi untuk seseorang terjangkit penyakit diabetes.



Nagh pada dasarnya penyakit diabetes memang sangat berbahaya, karena belum di temukan obat untuk bisa menyembuhkan penyakit ini, namun setidaknya dengan menjaga kualitas pola hidup yang sehat kita bisa mencegah timbulnya penyakit yang mengerikan ini. Kita bisa lebih waspada ketika gejala gejala penyakit diabetes mulai bermunculan. Namun Langkah yang paling tepat saat ini adalah mencegah timbulnya penyakit diabetes ini dengan tidak mengkonsumsi gula secara berlebihan.


Sumber :
http://www.doktergaul,net
http://penyakitdiabetesmelitus,net
loading...