Kompres Hangat Vs Kompres Dingin: Mana yang Benar?

Kompres Hangat Vs Kompres Dingin: Mana yang Benar?

Anda pasti apa yang disebut dengan kompres, bukan? 


Mungkin Anda juga sering menggunakannya untuk menangani demam atau untuk meredakan rasa sakit. Kompres itu sendiri, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti kain pembebat dsb yang dibasahi dengan air dingin (es dsb) untuk menyejukkan kepala dsb. Akan tetapi, tahukan Anda bahwa ada tiga macam kompres (kompres air hangat, kompres air dingin, dan kompres es) yang ketiganya memiliki fungsi masing-masing?

Dalam hal menurunkan panas, seringkali orang memperdebatkan mengenai kompres apakah yang seharusnya digunakan. Apakah harus menggunakan kompres air hangat ataukah kompres air dingin? Mengutip dari health.kompas.com, berikut adalah penjelasan mengenai macam-macam kompres dan fungsinya.

 
1.    Kompres Air Hangat
 
Kompres jenis ini sangat cocok digunakan untuk menurunkan demam. Air hangat bukannya menambah suhu tubuh menjadi lebih hangat, tetapi justru akan menyerap panas dari dalam tubuh sehingga mampu menurunkan demam. Kompres hangat juga dapat digunakan untuk memperlancar sirkulasi darah, mengurangi rasa sakit, dan memberikan rasa tenang. Suhu air yang disarankan untuk kompres hangat adalah sekitar 40-50 derajat celcius.


2.    Kompres Air Dingin
 
Kompres air dingin digunakan untuk menyejukkan tubuh di saat udara panas. Namun tidak digunakan untuk demam. Saat digunakan untuk demam, kompres dingin memang cepat menurunkan panas tubuh. Akan tetapi karena produksi panas tubuh tidak secepat penurunannya, pasien justru akan mengalami hipotermia atau kedinginan. Suhu yang disarankan untuk kompres air dingin adalah suhu air keran.

Sementara itu, dikutip dari www.sains.me, alasan mengapa kompres air dingin tidak baik bagi penderita demam adalah karena jika diberi kompres dingin, maka bagian otak yang bernama hipotalamus akan menangkap pesan bahwa tubuh dalam suhu rendah akibat dari kompres tadi, sehingga otak justru akan memerintahkan untuk meningkatkan suhu tubuh kita.

 
3.    Kompres es
 
Kompres es digunakan untuk mengompres luka maupun memar. Hal tersebut karena kompres es dapat membantu membekukan darah sehingga bila terdapat luka, pendarahan tidak akan semakin lama. Kompres es juga mampu meredam rasa nyeri yang diakibatkan pecahnya pembuluh darah saat terjadi luka.

Itulah bedanya kompres hangat, dingin, serta kompres es dari updateceria.com . Semoga bermanfaat. Salam sehat! ^^

Sumber:
http://health.kompas.com/read/2014/07/07/071433023/Hindari.Kompres.Dingin.saat.Demam.
http://sains.me/kapan-menggunakan-kompres-panas-atau-dingin

loading...