Benarkah Nasi Putih Dapat Membuat Badan Menjadi Gemuk?

Galau-Galau Nasi Putih


Hai, Sobat Ceria! Mungkin di antara kalian ada yang sedang menghindari makan nasi putih karena takut gemuk?. Hihi... Mungkin ada juga merasa kesulitan tidak makan nasi putih. Ya, seperti sudah kita ketahui bersama, sejak dulu nasi putih memang makanan pokok masyarakat Indonesia. Nah! Oleh karena itu, artikel kali ini penulis beri judul “Galau-galau Nasi Putih”. Akan tetapi, sebenarnya seberapa bermanfaatnya, sih, nasi putih untuk kesehatan? Atau nasi putih justru kurang baik bagi kesehatan?

Updateceria.com

Penulis sudah merangkum dari berbagai sumber tentang beberapa fakta menarik terkait nasi putih. Simak ulasan berikut ini.

1.    Kandungan dalam nasi putih

Sudah menjadi rahasia umum bahwa nasi putih mengandung banyak karbohidrat. Akan tetapi, ternyata gizi yang terkandung dalam nasi putih bukan hanya karbohidrat, loh! Dikutip dari www.fatsecret.co.id, seratus gram nasi putih mengandung 129 kalori dengan rincian: 0,28g lemak, 27,9g karbohidrat, dan 2,66g protein. Atau jika dibuat persentase, 2% lemah, 89% karbohidrat, dan 9% protein.

Sementara itu, dikutip dari www.cnnindonesia.com, ada tiga jenis beras yang bisa dimasak menjadi nasi, yaitu beras putih (seperti yang biasa dikonsumsi), beras merah, dan beras hitam. Nasi dari beras putih, faktor dan tingkat kesehatannya memang menjadi perdebatan panjang di kalangan praktisi kesehatan dan kebugaran.

Nasi ini diklaim tak begitu sehat, sekalipun ini adalah varian yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia.

Namun kenyataannya, dilansir dari NDTV (dalam www.cnnindonesia.com), nasi putih sudah kehilangan banyak vitaminnya. Hal itu disebabkan oleh proses penggilingan beras dan sebagainya yang mengakibatkan kulit luarnya terkelupas. Sebagai alternatif sehatnya, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi beras merah, hitam atau cokelat

Semua beras ini tidak dihilangkan kulit terluarnya. Sehingga diklaim masih memiliki berbagai serat dan vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan.

Tapi kalau menurut penulis, bagaimana pun, nasi putih tetap masih memiliki kandungan gizi sebagaimana telah disebutkan di awal. Hihi...


2.    Manfaat Nasi Putih

Dikutip dari www.manfaat.co.id, berdasarkan kandungan karbohidratnya, nasi putih berfungsi untuk: mengendalikan berat bada, mencegah berbagai penyakit, baik untuk kesehatan jantung, baik untuk fungsi pencernaan, mencegah kerusakan jaringan otot, mengatur kadar gula dalam darah, dan mengatasi kecemasan.

Selain itu, yang mungkin jarang diketahui orang, nasi putih juga berguna untuk meningkatkan mood baik. Hal itu karena seretonin, senyawa yang menimbulkan perasaan senang pada otak, dapat didongkrak oleh karbohidrat.

Bahkan, berdasarkan suatu penelitian, ternyata orang yang setiap hari hanya mengkonsumsi ½ cangkir nasi atau selembar roti, sering mengalami depresi dan kegelisahan.


Manfaat lainnya yaitu untuk mengobati disentri. Manfaat nasi pada kulit arinya, dianggap sebagai obat yang efektif untuk mengobati disentri. Sekam padi yang berusia tiga bulan mengandung diuretic properties.

Bahkan orang China percaya bahwa nasi dianggap meningkatkan selera, menyembuhkan sakit perut dan masalah pencernaan.


3.    Nasi Putih Menggemukkan?

Berdasarkan uraian di atas, tentang kandungan gizi dalam nasi putih, tentunya dapat kita lihat bersama bahwa nasi putih hanya mengandung 2% lemak dan 9% protein, sedangkan sisanya karbohidrat.

Karbohidrat, sebagaimana juga telah dijelaskan sebelumnya, memiliki banyak fungsi yang baik bagi tubuh. Selain itu, nasi juga tidak mengandung garam, sehingga aman dikonsumsi oleh orang-orang yang diet kadar garam dalam tubuhnya. Jadi, apakah nasi putih menggemukkan?

Meskipun tidak menggemukkan, tetapi ada juga, lho, manfaat jika kita tidak menkonsumsi nasi putih! Disarikan dari www.manfaat.co.id, beberapa manfaatnya yaitu:
(1) mengendalikan nafsu makan, karena karbohidrat dan pati yang dimiliki nasi putih dapat memicu bertambahnya nafsu makan,
(2) menurunkan berat badan secara signifikan; hal ini terkait dengan kandungan karbohidrat dalam nasi,
(3) mengatur kadar gula dalam darah,
(4) mengatasi konstipasi, karena nasi putih memiliki kandungan serat yang sangat rendah sehingga dapat memperburuk gerakan usus serta menyebabkan sembelit atau konstipasi,
(5) menghindari malnutrisi; malnutrisi akan terjadi jika kita mengkonsumsi nasi secara berlebihan dan tidak diimbangi dengan konsumsi makanan yang mengandung zat-zat lain yang tentunya dibutuhkan oleh tubuh, serta
(6) mencegah dan mengatasi diabetes.

4.    Nasi putih? Yes or No!

Setelah membaca uraian di atas, maka tampak jelas apa saja kelebihan dan kekurangan nasi putih. Oleh karena itu, tentunya Reader bisa menentukan sendiri pilihan untuk mengkonsumsi atau tidak mengkonsumsi nasi putih.

Nasi putih? Yes or No!
Selamat memilih. ^^
Semoga bermanfaat.


loading...